News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

1) ONTOLOGI POLITIK RIZA FALEPI : RELA MELEPAS DUNIA BISNIS DEMI NAGARI !

1) ONTOLOGI POLITIK RIZA FALEPI : RELA MELEPAS DUNIA BISNIS DEMI NAGARI !



Catatan: Pinto Janir (Sastrawan)


Entah dari mana saya harus memulai untuk menuliskannya. Yang pasti,  saya ingin berjelas-jelas menyampaikan apa yang tampak, apa yang terdengar, apa yang terasa, apa yang takana dan apa yang benar-benar selama ini belum saya ungkapkan. Bukan karena sulit mengungkapkannya. Bukan karena itu, kawan !

Terkadang, tidak semua kekecewaan harus diungkapkan dalam bahasa jelas dan terang. Ada kalanya ia disimpan di ruang kesementaraan, biarkan intuisi menjadi kuncinya sebagai pintu pembuka rasa. Kalau intuisi sudah bicara, biasanya ia berfrekuensi pada ruang yang tepat. 

Ruang di tanggal sembilan di bulan satu di tahun baru, bagi saya adalah ruang yang harmonis untuk berkata-kata selaras kata hati. Tanpa dusta! Ya, tanpa dusta. 

Mengapa? Karena kebenaran harus dikenalkan ke ruang publik. Biarkan kebenaran menjadi terkenal supaya berkurang daya pembenaran untuk sebuah kesalahan. Bukankah kecelakaan hidup acap kali diawali dengan kesalahan yang dipaksa di ruang massa untuk sebuah anggukan massal yang pada akhirnya menimbulkan hutang sejarah yang sulit dicicil? 


Empat paragraf di atas adalah introduksi dari apa yang akan saya tuliskan ini hari. 


Lalu, saya menulis apa? Apakah ini terlalu berbelit-belit? Apakah begitu sangat sulitnya mengungkapkan sebuah perasaan politik? Ya, perasaan politik ! 

Perasaan pada kekuasaan . Kekuasaan untuk mengendalikan perasaan. Rasa yang tidak kuasa kah atau kekuasaan yang terasa? Rasa positif. Rasa negatif. Rasa netralitas. Rasa berpihak. Rasa menyongsang. Rasa...


Rasa-rasa kalah. Rasa-rasa menang, dimulai dari rasa apa? 


Tiga paragraf di atas adalah introduksi kedua saya sebelum menuklis pada apa yang hendak saya tuliskan. 


Oke!


Mari kita mulai. Kadangkala, memulai itu butuh waktu. Tapi, kalau kita sudah memulainya, seringkali kita tak tentu waktu untuk melaksanakannya sampai selesai. Hingga larut...


Ini waktu, saya ingin berlarut-larut. 

Saya ingin larut dalam pikiran H Riza Falepi ST MT Datuk Rajo Kaampek Suku. Ia seorang pengusaha santun yang cerdas dan seorang politisi dalam tipikal nan inovatif. 


Riza anak ITB. Kelahiran 17 Juni 1970. Pada tahun 2012-2017, Riza menjadi walikota Payakumbuh. Ia berpasangan dengan Suwandel Muchtar. Pada periode kedua, 2017-2022, Riza berpasangan dengan Erwin Yunaz. Riza dan Erwin, pasangan gagah nan harmonis yang pada akhirnya membawa kota Payakumbuh ke masa gemilang pembangunan di ruang kesejahteraan rakyat yang adil untuk semua. 


Sebelum menjadi walikota, Riza mengawali karir politiknya di DPD RI tahun 2009-2012. Ia pengumpul suara terbanyak ketiga setelah Irman Gusman dan Emma Yohana. Riza didukung 152.475 suara. 


Riwayat pekerjaan politisi PKS ini adalah riwayat pekerjaan yang cerdas dalam gumpalan prestasi yang membanggakan bagi kita sebagai orang Minangkabau. Ya, Riza adalah bagian dari catatan para orang hebat dari Ranah Minang. 


Di usia muda ia telah dipercayai sebagai  R & D Engineer di PT Compact Microwave Indonesia (CMI), Bandung (Feb–Des 1995). Lalu, Project Manager di PT CMI, Bandung (Des 1995–Juli 1996).Kemudian, Project Manager di PT CMI, Bandung (Agustus 1995–Feb 1997).Setelah itu, System Engineer (Business Development) PT Intidaya Sistelindomitra (Globalstar Indonesia) Jakarta (Agustus 1997–Agustus 1998). Terus, Telecommunication Engineer (Systems Engineer), Bandung (Jun 1998–Agus 1999).Lanjut,  Private Entepreneur in ICT/Joint Businesses (2001). Dan, GM Operation di PT Aldomaru (2002–2005). Serta, Manager IBS, PT Indonesian Tower (Des 2006–Jan 2008), Business Development di RPE Engineering (Feb 2008–Apr 2009). 


Karir bisnisnya gemilang. Sungguh !


Demi kampung halaman, ia rela melepas dunia bisnis yang jauh lebih menjanjikan dalam sisi materi. Nyanyian klassik tentang kampuang halaman mahimbau pulang agaknya sulit ia tepis. Rasa cinta pada nagari yang menghantarkan langkahnya untuk kembali ke ranah Minang. Dengan niat membangun kampung, ia mencalonkan diri menjadi anggota DPD RI.  (Bersambung) 


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar